Lihat dan simak berikut ini adalah foto berita terbaik yang muncul di National Geographic website pada tahun 2010.
Kami menyajikan foto-foto ini kepada Anda sebagai diukur dari ketertarikan para pembaca-Fenomena lubang menganga di Guatemalan, ikan dengan "tangan," petir di gunung berapi Islandia, dan buaya berkelahi melawan gajah.
Sinkhole Pierce Guatemala
Lihat pemandangan dari amblesnya tanah sedalam 30 meter di Guatemala yang menelan sebuah bangunan tiga lantai pada bulan Juni.
Ikan Dengan "Tangan" Diidentifikasi
Ikan sembilan yang menggunakan sirip seperti tangan lebih sering terlihat berjalan di dasar laut, daripada berenang, di Australia diidentifikasi sebagai spesies baru pada bulan Mei.
10 Terbaik Tahun ini dari observasi maritim
Blobby dan 13 Bintang lainnya pemandangan terbaik di observasi laut
Spesies Aneh Ditemukan di Greenland
Dari laut yang dalam "alien" untuk menjanjikan spesimen makanan laut, 38 jenis ikan yang terlihat mencolok dari Greenland untuk pertama kalinya di ambil gambarnya pada bulan April.
Lightning Adds Flash to Ash
badai petir Intensif dipadu dengan awan abu menggemparkan langit malam di atas gunung berapi Eyjafjallajökull Islandia pada bulan April.
Tumpahan Minyak Teluk's Evolution: Gambar dan Foto
satelit dari Atas
Lihat pertumbuhan dan evolusi tumpahan minyak tahun 2010 Teluk Meksiko , yang terlihat dari luar angkasa.
Penyebaran minyak di permukaan air pada bulan April adalah petunjuk yang digunakan untuk menentukan besarnya kebocoran dari bencana rig Teluk Meksiko.
Spesies Langka Ditemukan
kelelawar dengan lubang hidung terompet- dan tonggeret yang "bertujuan untuk mata" di antara ratusan spesies terlihat di Papua Nugini.
Buaya Menyerang Gajah
Dalam penyergapan yang tidak biasa, seekor buaya Nil menyambar belalai gajah di sebuah lubang air Afrika musim panas ini. Lihat siapa yang keluar hidup-hidup.
Seorang nenek amat tua 107 tahun akhirnya memutuskan akan menikah untuk pertamakali dalam hidupnya. Padahal ketika ia masih muda, ia menolak menikah karena takut karena merasa tidak siap. Kini ketika usianya semakin senja, barulah ia menyatakan siap untuk membina rumah tangga. Demikian dilaporkan Koran-koran di Cina.
Dikabarkan, Wang Guiying, begitu nama nenek unik ini, kini mencari seorang laki-laki yang berminat menikahinya. Ia berharap mendapatkan seorang suami lebih muda darinya, antara 90 atau awal 100 tahun. Selain sekarang ia merasa telah siap menikah, ia juga khawatir menjadi beban keponakannya, apalagi sejak kakinya patah saat berusia 102 tahun, sehingga membuatnya berhenti mengerjakan tugas-tugas rumah tangga.
‘Chongqing Commercial Times mengutip omonang Wang Guiying,” Apa yang akan terjadi jika saya tidak segera menemukan seorang suami?”
Wang yang lahir di daerah selatan Guizhou provinsi, waktu mudanya sangat takut menikah karena ia trauma melihat pamannya yang memperlakukan istri-istri mereka dengan sangat buruk. Bukan hanya itu, ia kerap menjumpai kehidupan rumah tangga di daerahnya yang ‘mengerikan’ di mana perlakukan seorang suami pada istrinya begitu semena-mena.
Di era Wang muda, memang kedudukan social wanita jauh lebih rendah disbanding laki-laki, karenannya pemandangan suami menyiksa istri adalah hal biasa pada masa itu. Ini menimbulkan trauma berkepanjangan dalam hidup Wang yg akhirnya menolak menikah.
Tapi kini zaman telah berubah. Hak-hak wanita sama dan sederajad dengan kaum laki-laki. Lebih dari itu ia membutuhkan pendamping di masa tuanya.
Setelah mendapati account wireless provider AT&T dan informasi personalnya yang diposting ke website provider tersebut, hacker ternama Kevin Mitnick mengatakan hawa provider layanan seluler tersebut seharusnya membayar kompensasi atas masalah tersebut. Namun, pihak AT&T malah berencana untuk membatalkan kontrak Mitnick dan tidak membayar kerusakan atas pelanggaran tersebut, walaupun layanannya masih befungsi hingga Kamis (20/08) lalu.
“AT&T ingin saya keluar dari jaringan mereka karena mereka sebenarnya tidak dapat mengamankan account saya, dan setelah saya menjadi pelanggan yang loyal untuk beberapa decade, malah mendapat perlakuan seperti ini. Tampaknya lebih efektif dengan membuang saya ketimbang mengamankan informasi pelanggan mereka. Saya ingin me-review kontrak saya untuk melihat batasan apa saja yang ada di agreement layanan AT&T. Saya mungkin bisa mengajukan tuntutan untuk adanya invasi privacy atas kerusakan account saya dan untuk memproteksi informasi rahasia milik saya.” ungkap Mitnick.
Ironisnya, Mitnick berspekulasi bahwa siapapun yang bertanggungjawab telah menyusup ke account-nya past menggunakan teknik social engineering miliknya, yang pernah dibukukan dalam The Art of Deception miliknya. “Oknum tersebut mungkin membaca buku saya dan memutuskan untuk mencuri informasi saya menggunakan teknik social engineering saya karena caranya sangat mudah. Saya sudah bilang ke AT&T, namun mereka mengabaikannya. Kemungkinan lainnya dapat berimbas kepada pelanggan AT&T lainnya” jawab Mitnick.
Mitnick melancarkan komplainnya sejak Juni lalu, dan menemukan seseorang telah memposting nomor ponsel, alamat rumah, PIN, alamat email, IM, dan 4 digit terakhir dari nomor Social Security di web AT&T di bulan Maret. Ketika ia gagal mendapatkan respon dari AT&T atas komplainnya, kemudian ia memanggil pengacara untuk membayar sejumlah kerusakan atas reputasi dan hak ciptanya. Namun, menurut juru bicara AT&T, pihaknya telah menginvestigasi klaim Mitnick, dan memutuskan untuk menolak permintaan ganti rugi uang untuk Mitnick, namun membiarkan ia keluar dari kontrak, dan memilih carrier lain yang lebih nyaman baginya.